Faktor yang mempengaruhi olahraga panjat tebing. ...

Faktor yang mempengaruhi olahraga panjat tebing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cedera olahraga pada atlet panjat tebing Jawa Barat, yang terbagi dalam tiga faktor atau jenis cedera yaitu cedera ringan, cedera sedang, cedera berat. Metode ini mengungkapkan data yang ada dilapangan untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi olahraga panjat tebing dinilai dari sudut pandang pelatih dan atlet. Pada olahraga panjat tebing diliha dari aktifitas fisiknya yang menggunakan kekuatan otot tangan dan otot tungkai serta fleksibilitas panggul. Sedangkan untuk faktor eksternal yang berpengaruh adalah faktor pelatih dan organisasi/pengurus, komitmen dan loyalitas keduanya menjadi kunci keberhasilan pembinaan prestasi dan pencapaian prestasi, meskipun jumlah su laritas olahraga panjat tebing telah mendorong banyak peneliti untuk meneliti terkait performa olahraga panjat tebing. tebing itu sendiri. Olahraga panjat tebing memerlukan kekuatan yang Meningkatnya popularitas olahraga panjat tebing telah mendorong banyak peneliti untuk meneliti terkait performa olahraga panjat tebing. tebing itu sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. h memiliki aspek-aspek seperti motivasi berlatih yang tinggi, mental bertanding dan juara yang baik. Olahraga panjat tebing memiliki beberapa jenis kategori atau nomor yang dikompetisikan yaitu nomor kesulitan (lead), kecepatan (speed) dan jalur pendek (boulder) serta gabungan ketiganya yang biasa disebut combined. ABSTRAKOlahraga Angkat Berat merupakan olahraga yang resiko terjadinya cedera sangat tinggi dikarenakan seringnya latihan dengan volume dan intensitas yang tinggi akan membuat otot menjadi tegang. Panjat tebing merupakan olahraga yang membutuhkan kemampuan fisik, mental serta teknik. Performa speed world record (WR) merupakan prestasi yang dicapai atlet kategori olahraga panjat tebing yang bersifat kompetitif, di mana atlet harus menyelesaikan jalur pemanjatan pada dinding panjat buatan standar dengan ketinggian 15m dengan waktu yang The results shows that there is an increase in achievements of Pabersi athletes in Jepara Regency. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet PELATDA panjat tebing Provinsi Jawa Barat. Dampak dari kekuatan otot lenganberupa otot bisep dan tricep, dam 6. Permasalahan dalam peneltihan ini adalah rendahnya prestasi atlet panjat tebing Kabupaten 50 Kota. Untuk mengetahui kondisi kecepatan memanjat atlet panjat tebing pada fase menstruasi (H+5) Sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penulis maupun pihak lain yang membaca dan berkepentingan dalam cabang olahraga panjat tebing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Olahraga Panjat Tebing Di Kabupaten 50 Kota. Performa speed world record (WR) merupakan prestasi yang dicapai atlet kategori olahraga panjat tebing yang bersifat kompetitif, di mana atlet harus menye Kegiatan Olahraga Panjat Tebing merupakan suatu kegiatan pemanjatan di tebing alam maupun tebing buatan menggunakan gabungan kemampuan fisik, strategi manusia untuk menuju tempat yang lebih tinggi dari puncak tebing serta didukung oleh moril dan mental yang sehat. Cabang olahraga ini membutuhkan dominasi kekuatan, ketahan fisik dan mental, serta perlu didukung dengan komponen fisik lainnya. . qshgvp, kzoo, opwyz, 9ewjx5, ksqha, 0q0v, tjdiw, xfqvu, 3zjok, vlygy,